Terdengar suara yang menbangunkanku..
ya, untuk kesekian kalinya emosi membuatku terbangun di awal pagi hari...
kupandang sekelilingku, ramai, aku tidak sendiri..
tapi hatiku merindukan kasih sayang...
aku rindu kehangatan keluarga..
aku rindu kehadiran sang kekasih..
ya....untuk ntah tahun keberapa kalinya, aku hrs berjuang sendiri
di kota yg tidak aku kenal
di lingkungan yg mau tidak mau hrs kukenal
di suasana yg hrs kubiasakan menikmatinya...
kadang tertegun aku
ingin kukembali ke masa kecilku
dan air matakupun mulai mengalir
karna masa kecilkupun
kenangannya pun hanya membuatku semakin perih
di kota ini aku...
ketika hatiku benar2 berontak
tiada satupun tempat buatku bersandar..
tiada satupun..
hanya tetesan air mata yg mampu legakan hatiku
dan hembusan angin yg menghapus air mata ini...
Dulu,,aku adalah seorang anak
anak yg sangat patuh
sangat hormat
berusaha memberi yg terbaik
tp yg dihormati
yg dipatuhi
justru terkadang sering menyiksa batinku
ntah berapa kali dia menyiksaku,, ntah brp kali dia memakiku
ntah brp kali dia meremehkanku,ntah berapa kali dia malu punya anak sepertiku
ntah berapa kali dia gelisah melihatku damai
tapi,,,,
itu semua sama sekali ga membuatku mengurungkan niatku memberi yg terbaik
tembok tembok kamar ini
saksi buta..
setiap kali makian itu keluar..
tembok inilah tempatku bersandar...
diri yg semakin kurus bukti betapa tersiksanya aku,,Papa....
Alunan lagu kali ini membuatku merasa bersyukur
bersyukur memilikinya...
dia yg begitu indah dimataku
dia yg selalu kurindukan...
hanya dua minggu aku mengenalnya
hanya bbrp kali aku bertemunya
tp semua itu cukup meyakinkanku
kalau dia, dialah yang terbaik
dua minggu mengenalnya....
dan akupun hrs meninggalkannya
meraih mimpiku
meraih hal yg bsa membuatku bertahan hidup
untuk masa depan juga
yahhh....
sampai detik ini
aku masih mengingat senyuman indahnya
masih mengingat caranya menyapaku
masih mengingat ketika akhirnya ambil keputusan
bersamaku...
Indah..indah sekali
aku begitu yakin, aku begitu merasa
dia, dialah jawabanNya
Jarak memisahkan
waktupun memisahkan
tp semakin dalam sayang ini
semakin yakin hati ini
Terima kasih Tuhan....
Aku bekerja di kota ini
bekerja mulai tengah malam sampai esaok siang
pekerjaan yg cukup berat..
terkadang atiku mengeluh
terkadang hatiku teriak
aku ingin seperti mereka
ke kantor dgn pakaian rapi
memiliki banyak teman
tapi..
aku disini
jauh dari semuanya
Aku bukanlah anak manja
tp hampir semua org menyebuktku manja
andai mereka tahu
dalam tangispun aku tidak pernah menyerah
dalam tertekanpun aku tidak berhenti
aku ga selemah itu
aku hanya...hanya merindukan kehangatan
tertegunku melihat seorang anak yg bermain dgn ayahnya
aku melewati mereka
dan air matakupun melewati pipiku
"ayah....kapan kau memelukku?"
"ayah....taukah kau, aku menyayangimu dgn segala yg ada padamu"
lagi2 hembusan angin yg mengeringkan air mataku....
Kejadian ini yg kualami hampir setiap hari ketika aku SMA..
kegiatanku..hanya sekolah,les,belajar,tidur,sekolah lg..
tiada waktu utk sekedar nongkrong dgn teman2
layaknya anak pingit...
semua sudah diatur waktunya
dan jangan berharap terhindar dari amarah klo melanggar..
Sekarang,saat ini
aku tertegun sendiri
hmmmmm...kutarik nafasku yang dalam dan semakin dalam
Bulan ini, 2 org yg pernah aku sayangi mengambil keputusan utk menikah
aku tertegun...
aku merasa semakin sendiri
betapa bahagianya mereka telah menemukan pasangan hidup mereka
sementara aku?
sahabatkupun telah menikah
org yg biasa bercanda tawa tangis bersamaku
dia telah memilih jalan hiduonya sendiri
dan ya...
aku semakin sendiri...
saat ini ada seseorang disampingku
ya..aku menyayanginya
tp aku ga seyakin itu...
masih ada keraguan dihatiku...
yang aku tau dia sayang aku
tp aku ga pernah benar2 tau sesayang apa dia padaku
yg aku tau dia blm berani mengambil langkah dl waktu dekat
yg aku tau mengambil langkah adalah sebuah beban yg sangat berat buatnya
dan ternyata bukan cm buat dia
tp juga buat keluarganya...
OOO Tuhan...
apa yg sedang terjadi?
dimana aku?
apakah aku salah jalan?
Tuhan, jangan biarkan aku tersesat
Tolong aku Tuhan
kemana aku harus melangkah?...
to be continue...